Tolak Operasi Kembali, Pasien Kanker Nasofaring Asal Indonesia Pilih Pengobatan Kanker Minimal Invasif
+  -

Herry Suparjan berusia 49 tahun, asal Indonesia, pasien kanker nasofaring stadium IV.

Pada September 2011, Herry Suparjan mendapati gejala limfadenopati pada leher kanan, setelah pemeriksaan ke rumah sakit setempat, ia terdiagnosis mengidap kanker nasofaring dan sudah terjadi metastasis.

Kanker nasofaring, pengobatan minimal invasif, intervensi, brachytherapy, terapi natural, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Herry Suparjan dan dokter

“Saya sudah menjalani dua kali pembedahan konvensional dan kemoradioterapi, tetapi kondisi saya tidak membaik. Saya tahu bahwa pengobatan konvensional menimbulkan efek samping bagi saya, selama menjalani kemoterapi, tubuh saya sangat lemah, saya mengalami rambut rontok, tidak ada nafsu makan, berat badan menurun drastis 7kg, dll. Efek samping signifikan dari pengobatan konvensional membuat saya memutuskan untuk mencari metode pengobatan kanker lain, saya percaya itu bukan satu-satunya pilihan pengobatan, setelah melakukan perbandingan dan pemahaman, saya memutuskan menjalani pengobatan kanker minimal invasif,”Herry Suparjan menjelaskan alasan memilih pengobatan minimal invasif.

Ketika terdiagnosis kanker pada tahun 2011, Herry Suparjan menerima saran operasi dari dokter setempat dan menjalani reseksi tumor dan kemoradioterapi pascaoperasi. Setelah pengobatan, ia mengira dapat pulih dan sehat kembali, namun hasil pemeriksaan PET-CT pada Juni 2014 malah menunjukkan lesi metabolik tinggi pada paru kanan, kanker nasofaringnya kambuh dan muncul metastasis di paru. Kali ini, Herry Suparjan pergi ke Singapura untuk menjalani pengobatan kanker, ia kembali menjalani reseksi tumor dan 7 kali kemoterapi pascaoperasi. Namun, 2 kali operasi dan kemoradioterapi tidak dapat membantu Herry Suparjan terbebas dari kanker. Pada November 2018, Herry Suparjan melakukan pemeriksaan ulang di rumah sakit Indonesia, ditemukan kembali benjolan pada rahang kanan bawah, dari hasil pemeriksaan didapati bahwa kanker nasofaringnya kembali kambuh dan bermetastasis, saran dokter setempat tetap operasi, namun kali ini Herry Suparjan menolak dengan tegas saran dokter.

Kanker nasofaring, pengobatan minimal invasif, intervensi, brachytherapy, terapi natural, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Herry Suparjan beserta istri, dan dokter

Menolak saran dokter untuk kembali operasi, Herry Suparjan dan keluarga secara aktif mencari metode pengobatan kanker lain yang lebih baik. Pada saat itu, istrinya menemukan St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou melalui Google dan mengetahui bahwa rumah sakit ini memiliki teknologi pengobatan kanker yang maju, memiliki tim dokter yang profesional dan banyak kasus yang berhasil. Herry Suparjan memberitahu kami, teknologi pengobatan ini tidak ada di Indonesia, tetapi di website melihat berbagai teknologi minimal invasif canggih yang diperkenalkan RS, Intervensi dan Brachytherapy merupakan pengobatan dengan hasil yang signifikan dan minim efek samping. Menurut mereka, teknologi medis ini sangat baru dan menarik, jadi mereka datang ke kantor perwakilan Indonesia untuk berkonsultasi dengan dokter Onkologi. Melalui penjelasan dari dokter di kantor perwakilan, mereka pada akhirnya memutuskan menerima pengobatan kanker minimal invasif di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou.

Sejak bulan Juni hingga September 2019, Herry Suparjan menjalani Intervensi + Brachytheraphy + Terapi Natural. Herry Suparjan mengatakan bahwa setelah tiga kali pengobatan, kondisinya mulai membaik, tumor di leher sudah mengecil secara signifikan dibanding sebelumnya, secara kasat mata sudah tidak terlihat benjolan metastasis di leher.” Kali ini adalah keenam kalinya Herry Suparjan ke rumah sakit, hasil pemeriksaan CT scan ulang menunjukkan sel tumor Herry Suparjan sudah menghilang sepenuhnya, kondisi fisiknya juga sudah kembali normal, ini membuat ia dan keluarga sangat senang.

Sebelum meninggalkan rumah sakit, Herry Suparjan membagikan pengalaman suksesnya dalam melawan kanker, ia berkata,Meskipun kanker menakutkan, tetapi jangan tertekan karena mengidap kanker, Anda harus penuh percaya diri dalam hidup dan berusaha menaklukkan kanker. Semangat!”

Hasil pengobatan pada setiap pasien berbeda-beda tergantung oleh kondisi masing-masing, informasi ini digunakan sebagai referensi saja, bukan untuk patokan akhir pengobatan pasien lain. Jika Anda ingin mendapatkan informasi pengobatan secara langsung, Anda dapat melakukan konsultasi online atau menghubungi kami di 0812 9789 7859. Kami dengan senang hati membantu Anda. Terimakasih.
Konsultasi kanker via telp
Hubungi : 0812 978 978 59