Nurdin, Pejuang Kanker Usus dari Indonesia: Dari Keputusasaan hingga Keajaiban “Kembali ke Rumah”
+  -

Delapan tahun lalu, ia terbang dari Provinsi Riau, Indonesia, menuju Tiongkok, hanya membawa setumpuk tebal rekam medis dan segudang tanda tanya penuh kecemasan;Delapan tahun kemudian, ia kembali menginjak tanah yang familiar ini dengan tubuh yang sehat dan senyum yang hangat—Modern Cancer Hospital Guangzhou.

“Delapan tahun telah berlalu, saya masih penuh semangat. Ini bukan hanya keajaiban medis, tetapi juga kekuatan hati manusia.”
— Nurdin

9ddf1f790a031bd075f80cc4d5ada85d_副本.jpg

Tahun 2017 ketika Dinyatakan “Tidak Ada Harapan”

Itu adalah saat tergelap dalam hidup Nurdin.

Awal tahun 2017, Nurdin mengalami sakit perut yang terus-menerus dan perdarahan berulang saat buang air besar, sehingga ia pergi ke Malaysia untuk pemeriksaan. Ia didiagnosis menderita kanker rektum stadium lanjut, di mana tumor telah menyerang jaringan di sekitarnya. Dokter setempat menyarankan operasi konvensional untuk mengangkat tumor beserta sebagian lumen usus, serta membuat stoma permanen.

“Dokter mengatakan kepada saya bahwa kemungkinan besar saya tidak akan bisa hidup normal lagi. Saya terdiam lama—pada saat itu, saya merasa hidup saya telah dijatuhi hukuman.”

Tepat ketika ia tenggelam dalam keputusasaan, seorang temannya merekomendasikan Modern Cancer Hospital Guangzhou. Melalui konsultasi, ia mengetahui bahwa rumah sakit tersebut dapat memberikan rencana terapi minimal invasif komprehensif bagi pasien yang tidak cocok menjalani operasi, dengan mempertahankan struktur maupun fungsi organ secara maksimal. Metode ini meminimalkan pengangkatan jaringan, luka lebih kecil, dan pemulihan lebih cepat, menawarkan kepadanya kemungkinan lain——hidup dengan martabat dan gaya hidup yang utuh.

“Saya memutuskan untuk mencoba, meskipun hanya ada secercah harapan,” kata Nurdin.

DSC_7894_副本.jpg

Membalikkan Nasib: Terapi Minimal Invasif Menyalakan Kembali Harapan

Setibanya di Guangzhou, Nurdin menjalani konsultasi tim multidisiplin (MDT).

Berdasarkan lokasi tumor, ukuran, dan kondisi fisiknya, tim ahli menyusun rencana terapi minimal invasif komprehensif berupa “terapi intervensi + radioterapi lokal + terapi natural”— mengendalikan lesi sekaligus mempertahankan fungsi usus secara maksimal.

“Untuk pertama kalinya, saya melihat dokter tidak membahas ‘pengangkatan’, melainkan membicarakan ‘pelestarian’. Perasaan dihargai dan dimengerti itu membuat saya kembali memiliki harapan.”

Setelah menjalani beberapa kali terapi minimal invasif, tumornya perlahan menyusut, gejalanya berkurang secara signifikan, dan pemeriksaan ulang menunjukkan tumor telah hilang sepenuhnya.

Pada saat itu, ia meneteskan air mata: “Akhirnya saya bisa hidup seperti orang biasa.” Kini, delapan tahun telah berlalu, ia tetap menjaga kesehatan dan menjalani pemeriksaan ulang setiap enam bulan.

Ia tersenyum dan berkata, “Saya tidak hanya bertahan hidup, tetapi hidup dengan baik.

微信图片_2025-11-05_143348_852_副本.png

1-151119738.jpg

Delapan Tahun Kemudian: Menyaksikan “Wajah Baru” Rumah Sakit

Kembali ke rumah sakit, Nurdin sangat terkesan oleh perubahan yang ia lihat.

“Segala sesuatu di sini tampak benar-benar baru—mulai dari teknologi medis hingga sistem layanan, dari perangkat keras hingga suasana humanis, semuanya terasa menunjukkan kekuatan untuk terus berkembang sejalan dengan zaman.”

Saat ini, rumah sakit telah mendirikan Pusat Layanan Internasional yang lengkap, menyediakan layanan penerjemahan dalam berbagai bahasa seperti Bahasa Indonesia, Thailand, Inggris, Vietnam, dan Bengali, untuk memberikan pengalaman medis yang lebih nyaman dan penuh perhatian bagi pasien dari berbagai negara.

Tim dokter terus berkembang, tidak hanya mengumpulkan para ahli dari institusi onkologi terkemuka di Tiongkok, tetapi juga semakin banyak onkolog internasional yang memahami kebutuhan pasien Asia Tenggara bergabung.

Sistem pengobatan terus ditingkatkan. Berdasarkan 18 teknologi minimal invasif yang sudah ada, kini ditambahkan teknologi mutakhir internasional seperti Combined Knife dan terapi hipertermia, sehingga meningkatkan standar pengobatan yang menekankan ketepatan sekaligus keamanan.

“Saya tidak hanya melihat kemajuan medis, tetapi juga perluasan konsep ‘berpusat pada pasien’. Dokter dan perawat tetap tersenyum hangat dan menyapa dengan ramah, rasanya seperti pulang ke rumah.”

724547e21c52a4b3e04eb778cb0a54b3_副本.jpg

DSC01128_副本.jpg

Dari Pasien Menjadi “Pembawa Harapan”

Setelah berhasil melawan kanker, kisah Nurdin dengan rumah sakit tidak berakhir di situ.

Di Indonesia, ia menjadi perwakilan para penyintas kanker, sering kali mengatakan kepada pasien kanker lainnya, “Jangan takut. Kanker bukanlah jalan buntu. Dokter di Tiongkok bisa membantu Anda menemukan awal baru.”

Ia berkali-kali merekomendasikan teman-teman pasien yang putus asa ke RS ini untuk mendapatkan perawatan, dan ia pun berulang kali membagikan kegembiraan pasien yang berhasil melawan kanker di Modern Cancer Hospital Guangzhou.

DSC04064_副本.jpg

Dari Kelahiran Baru hingga Pertemuan Kembali: Transformasi Sebuah Rumah Sakit, Kelanjutan Sebuah Keyakinan

Dari 2017 hingga 2025, dalam delapan tahun, Modern Cancer Hospital Guangzhou terus berinovasi di bidang kedokteran minimal invasif dan layanan medis internasional:

Dari prosedur intervensi tunggal hingga terapi minimal invasif integratif;

Dari beberapa pasien asing hingga pelayanan yang mencakup berbagai negara di dunia;

Dari perawatan di bangsal hingga pendampingan menyeluruh dalam aspek psikologis, nutrisi, dan rehabilitasi.

Rumah sakit terus berkembang, teknologi terus berkembang, tetapi yang tidak berubah adalah rasa hormat terhadap kehidupan dan komitmen terhadap pasien.

“Modern Cancer Hospital Guangzhou telah menyelamatkan hidup saya, dan membuat saya kembali percaya pada hangatnya kemanusiaan.

Delapan tahun lalu, saya datang ke sini untuk mencari cara bertahan hidup; delapan tahun kemudian, saya kembali untuk membagikan harapan.” — Nurdin

Hasil pengobatan pada setiap pasien berbeda-beda tergantung oleh kondisi masing-masing, informasi ini digunakan sebagai referensi saja, bukan untuk patokan akhir pengobatan pasien lain. Jika Anda ingin mendapatkan informasi pengobatan secara langsung, Anda dapat melakukan konsultasi online atau menghubungi kami di 0812 9789 7859. Kami dengan senang hati membantu Anda. Terimakasih.
Konsultasi kanker via telp
Hubungi : 0812 978 978 59 | 0878 556 556 99 | 0813 1888 5166
Konsultasi
WA