Kanker Payudara Stadium II Kambuh Empat Tahun Pascaoperasi, Pasien Filipina Dapatkan Kepercayaan Diri Kembali Berkat Minimal Invasif
+  -

“Nama saya Rosemarie Ignacio Jimenez, tahun ini berusia 46 tahun, asal Filipina. Pada Januari 2014, saya menemukan benjolan pada payudara kiri. Pada bulan Juni saya melakukan pemeriksaan biopsi di rumah sakit setempat, hasilnya menunjukkan bahwa saya mengidap kanker payudara dengan ukuran tumor sekitar 2,8cm, memasuki stadium II. Pada bulan Agustus, saya melakukan mastektomi radikal modifikasi pada payudara kiri dan diseksi kelenjar getah bening ketiak kiri di Filipina. Setelah operasi saya menolak melakukan kemoterapi dan mengonsumsi obat oral. Empat tahun kemudian, pada September 2018, saya merasakan nyeri intermiten pada punggung belakang kanan, kedua tangan tidak dapat mengangkat barang berat. Saya melakukan pemeriksaan X-ray di rumah sakit setempat, hasilnya menunjukkan: metastasis multipel pada kedua paru pascaoperasi kanker payudara. Pada bulan Oktober, saya menemukan beberapa benjolan pada leher bagian kiri dan supraklavikula, selain itu pergerakan leher tidak nyaman. Pada bulan November, saya mulai mengalami batuk kering intermiten. Pada saat itu, saya mengetahui bahwa kanker saya kambuh kembali.”

Intervensi, Brachytherapy, Terapi Natural, Microwave Ablation, Terapi Ozon

Rosemarie Ignacio Jimenez

“Kemudian saya mengetahui tentang St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou dari Facebook. Saya melihat pasien kanker dari berbagai negara mendapat pengobatan yang efektif di RS Guangzhou ini, berhasil mengontrol kanker agar tidak memburuk, memperbaiki kualitas hidup, memperpanjang kelangsungan hidup. Beberapa pasien kanker stadium awal sangat beruntung, mereka kembali sehat dan kembali menjalani kehidupan normal. Saya pun terdorong dan memutuskan pergi ke China untuk menjalani pengobatan kanker.”

Pada 18 November 2018, Rosemarie Ignacio Jimenez tiba di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou untuk pengobatan. Setelah masuk rumah sakit, hasil CT scan menunjukkan adanya kekambuhan pascaoperasi kanker payudara kiri, disertai metastasis paru bilateral, metastasis mutipel pada kelenjar getah bening dan tulang dada. Ia menuturkan, “Saya sama sekali tidak menyangka sudah melakukan operasi dan mengonsumsi obat oral selama 4 tahun lebih, namun ternyata hasilnya seperti ini.”

Setelah tiba di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, berdasarkan kondisi Rosemarie Ignacia Jimenez, tim medis MDT menentukan rancangan pengobatan komprehensif minimal invasif berupa Brachytherapy, Intervensi, Terapi Ozon, Terapi Natural dan Microwave Ablation.

Rosemarie Ignacio Jimenez mengatakan, “Sebelum menjalani pengobatan minimal invasif, saya merasa tidak nyaman, baik berjalan maupun berbaring terasa tidak nyaman, dada sesak dan nyeri, tidak bisa tidur nyenyak, seluruh tubuh tidak nyaman. Setelah menjalani serangkaian pengobatan, kondisi saya secara keseluruhan membaik, saya bisa makan dan tidur dengan baik, juga dapat pergi berjalan-jalan dan mengikuti kegiatan.”

Ia menambahkan, “Hasil pemeriksaan medis terbaru menunjukkan harapan, dokter mengatakan kepada saya bahwa setelah menjalani pengobatan, tumor semakin mengecil, lesi metastasis mengecil atau mengalami nekrosis, dan tidak ditemukan adanya metastasis sel kanker di bagian lain. Bagi saya, itu kabar yang baik, selanjutnya saya hanya perlu kembali secara rutin untuk pemeriksaan ulang dan pengobatan.”

Intervensi, Brachytherapy, Terapi Natural, Microwave Ablation, Terapi Ozon 

Rosemarie Ignacio Jimenez dan staf medis

“Rumah sakit spesialis kanker ini menempati urutan pertama dalam pikiran saya. Sejauh yang saya tahu, pasien kanker di rumah sakit ini berasal dari berbagai negara. Di sini, mereka mendapatkan pengobatan kanker yang efektif dan kembali sehat. Saya sangat menyukai rumah sakit ini, saya juga merekomendasikan rumah sakit ini kepada pasien kanker lainnya. Semoga para pasien kanker tidak kehilangan harapan, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou siap melayani kalian,” tutur Rosemarie dengan gembira.

“Kalian dapat membandingkan, pasien yang melakukan kemoterapi begitu menderita akibat efek samping kemoterapi, mereka harus terbaring di ranjang berhari-hari, mereka muntah, tidak bisa makan dan menjadi lemah. Sedangkan di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, setelah saya menjalani Intervensi, 24 jam kemudian saya dapat berdiri dan berjalan, saya bisa makan, saya merasa sangat bebas, Intervensi telah memberikan saya kepercayaan diri.”

“Saya berterima kasih kepada dokter Dai Wenyan dan dokter Pan Xin karena telah menetapkan rencana pengobatan yang sangat efektif untuk saya, sekarang saya yakin terhadap pengobatannya. Selain itu, para dokter sangat baik kepada pasien dan juga kepada saya, para perawat sangat sabar dan perhatian, para penerjemah sangat profesional, semua staf melakukan pekerjaan mereka dengan baik! Saya sangat berterima kasih atas bimbingan Tuhan.”

Hasil pengobatan pada setiap pasien berbeda-beda tergantung oleh kondisi masing-masing, informasi ini digunakan sebagai referensi saja, bukan untuk patokan akhir pengobatan pasien lain. Jika Anda ingin mendapatkan informasi pengobatan secara langsung, Anda dapat melakukan konsultasi online atau menghubungi kami di 0812 9789 7859. Kami dengan senang hati membantu Anda. Terimakasih.
Konsultasi kanker via telp
Hubungi : 0812 978 978 59