Gejala Kanker Lambung

Kanker lambung, gejala, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Kanker lambung adalah tumor pada bagian perut yang umum ditemukan, juga merupakan jenis tumor ganas pada saluran pencernaan. Biasanya umum ditemukan pada kaum pria. Di dunia, angka mordibitas per tahunnya mencapai lebih dari 600.000 orang. Tetapi banyak pasien yang tidak begitu memperhatikan fenomena kemunculannya, dan menganggap gejala awal yang dialaminya sebagai “maag”, “tukak lambung (ulkus)” dan lain-lain sehingga pengobatan pun tertunda. Ahli dari St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou menuturkan, kunci utamanya adalah kita perlu memahami gejala awal, pendeteksian dan pengobatan dini kanker lambung. Apa saja gejala awal kanker lambung?

Gejala 1 : Rasa tidak nyaman pada perut bagian atas

Ini adalah gejala awal kanker lambung yang paling umum, gejala ini tidaklah sama dengan penyakit pencernaan biasa. Pada awal kemunculannya, gejala ini cenderung bersifat ringan, tidak berkala, gejala tidak akan membaik walaupun sudah makan, gejala semakin lama akan semakin terasa, umumnya akan terasa nyeri dan sakit seperti tertekan benda tumpul. Gejala-gejala ini bisa saja diabaikan oleh pasien, dan pada saat pemeriksaan pun bisa disalah artikan sebagai penyakit lambung lainnya. Jadi, ketika anda mengalami gejala-gejala di atas, waspadalah terhadap kanker lambung!

Gejala 2 : Kurus, lemas

Nafsu makan berkurang, kurus dan lemas adalah pertanda kelainan yang umum pada kanker lambung. Nafsu makan berkurang yang disertai dengan rasa nyeri pada perut merupakan gejala awal kanker lambung yang nyata. Jika ini bukan merupakan hepatitis, anda perlu waspada.

Gejala 3 : Mual, muntah, BAB disertai darah

Pasien kanker lambung stadium awal akan merasa kembung setelah makan disertai sedikit rasa mual. Pada pasien stadium awal juga bisa ditemukan gejala BAB yang disertai darah, ini disebabkan karena lesi yang telah merusak pembuluh darah dalam lambung. Pada pasien dengan pendarahan kecil di bagian lambung akan muncul gejala BAB disertai darah, pada saat pendarahan semakin banyak, akan timbul gejala muntah darah (hematemesis) dan tinja berwarna hitam (melena).

Gejala 4 : Nyeri pada bagian perut

Sebagian besar pasien kanker lambung akan mengalami gejala nyeri di bagian perut pada masa-masa awalnya. Awalnya hanya terasa tidak nyaman pada bagian perut atau adanya rasa kembung, berat, terkadang ada rasa sakit pada bagian dada, sehingga terkadang sering disalah artikan sebagai penyakit maag atau infeksi, setelah dilakukan pengobatan gejalanya akan menghilang sesaat. Jika lesi muncul pada bagian antrum lambung pasien, ini dapat menyebabkan perubahan pada fungsi usus 12 jari, timbul ritme sakit yang sama seperti infeksi. Ini sering diabaikan oleh pasien, sampai pada tahap hematemesis atau melena, barulah pasien menyadarinya. Tetapi jika sudah sampai tahap ini, biasanya kanker sudah berkembang hingga stadium lanjut, pasien pun sudah kehilangan waktu pengobatan terbaiknya.

Oleh karena itu, kita harus waspada terhadap rasa nyeri pada bagian perut yang terlihat seperti gejala penyakit biasa. Terlebih bagi orang berusia 40 tahun ke atas, sebaiknya segera melakukan endoskopi untuk memperjelas diagnosa.

Ahli dari St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou menuturkan, 80% pasien kanker lambung stadium awal biasanya tidak merasakan gejala apa-apa. Pada beberapa pasien, kalaupun ada gejala yang dirasakan, itu bukanlah gejala yang khas, mudah disalah artikan sebagai penyakit maag, ulkus dan penyakit lambung lainnya. Oleh karena itu, ketika gejala-gejala di atas muncul pada diri anda, janganlah menganggapnya sebagai hal yang biasa. Segeralah melakukan pemeriksaan untuk pendeteksian dan pengobatan dini.


Untuk pertanyaan lebih lanjut, anda dapat menghubungi kami via online, email atau telepon. Untuk info-info terkini, anda dapat mengunjungi Facebook dan Youtube kami.
Konsultasi kanker via telp
Hubungi : 0812 978 978 59