Pasien Kanker Usus Indonesia : Berkat Minimal Invasif, Kami Terhindar dari Derita Operasi & Kemoterapi
+  -

Berapa lama pasien kanker usus dapat bertahan? Selain pembedahan dan kemoradioterapi, pilihan pengobatan apa lagi yang dimiliki pasien kanker usus? Bagaimana cara membunuh sel kanker secara tuntas sambil mempertahankan anus? Semua ini adalah masalah yang dikhawatirkan pasien kanker usus dan keluarga mereka.

Kanker usus, Pasien kanker usus, Kelangsungan hidup kanker usus, Minimal Invasif, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Peng Xiaochi, ahli onkologi otoritatif dari St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou mengatakan, "Temuan klinis menunjukkan bahwa banyak pasien kanker usus Indonesia karena tumornya lebih dekat ke anus, mereka harus melakukan operasi stoma (operasi anus buatan) di RS lokal sebelum memilih untuk mencari pengobatan alternatif di luar negeri. Pasien yang telah menjalani reseksi anus harus membawa "kantong kotoran" di perut mereka, yang secara serius mempengaruhi kualitas hidup mereka. Namun, sebelum menemukan metode pengobatan lain, banyak pasien sering menggunakan obat herbal China sendiri untuk menunda perkembangan penyakit, biasanya malah menunda kesempatan pengobatan dan membuat kanker memburuk.”

Di sini, pasien kanker usus Indonesia dari St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou akan berbagi pengalaman pribadi dalam melawan kanker : Bagaimana mereka memperpanjang masa hidup mereka melalui pengobatan minimal invasif?

“Tolak Operasi Stoma, Saya Telah Bertahan 8 Tahun”

Umar Latinulu——Indonesia——Kanker Rektum Stadium III

Kanker usus, Pasien kanker usus, Kelangsungan hidup kanker usus, Minimal Invasif, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Pada awal 2011, Umar Latinulu didiagnosis kanker rektum stadium III di Indonesia. Sebagai seorang pengusaha, hal ini merupakan pukulan besar bagi ia dan keluarganya. "Hampir semua dokter menyarankan agar saya segera menjalani operasi stoma, yang berarti akan berdampak besar terhadap karier saya dan kualitas hidup akan menurun! "Kekhawatiran terhadap kondisi penyakitnya membuat berat badannya turun 7kg, tetapi ia dan keluarganya tidak menyerah. Setelah menerima 8 kali Intervensi dan 1 kali Terapi Natural di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, tumor mengecil 95%, hasil CT scan menunjukkan tidak ada lesi pada permukaan rektum! Kondisi fisiknya kembali normal. Sejauh ini, ia telah bertahan selama 8 tahun. Sebagai penyintas kanker, ia sering memotivasi pasien kanker usus lainnya : "Dalam pengobatan kanker, penting untuk tetap percaya diri dan optimis, semua staf medis di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou memberikan saya kepercayaan diri, sekarang hidup saya kembali normal, saya sangat bersyukur, semoga kalian bisa seberuntung saya!" (Baca selengkapnya)

Ingin mendapatkan informasi pengobatan kanker usus?  Silakan hubungi 081297897859 atau klik konsultasi online.

“Saya Bertahan Lebih dari 6 Tahun Berkat Minimal Invasif”

Bustanul Arifin——Indonesia——Kanker Usus

Kanker usus, Pasien kanker usus, Kelangsungan hidup kanker usus, Minimal Invasif, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Pada September 2013, Bustanul Arifin didiagnosis menderita kanker rektum di Indonesia. "Tumor saya sangat dekat dengan anus, jika saya menerima saran operasi dari dokter setempat, saya harus membuat kantong stoma, ini berarti pekerjaan dan kehidupan normal saya di masa mendatang akan terpengaruh," tutur Bustanul Arifin. Atas rekomendasi seorang teman, Bustanul Arifin menjalani pengobatan minimal invasif di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou. Setelah Intervensi pertama, ia dapat buang air besar dengan lancar, dikombinasikan dengan terapi natural dan TCM, sel-sel tumor terkontrol secara efektif. Sejauh ini, ia telah bertahan lebih dari 6 tahun! "Untuk memerangi kanker usus, pilihan pengobatan pertama sangat penting, metode pengobatan yang cocok dapat secara efektif meningkatkan kelangsungan hidup dan efektivitas pengobatan jangka panjang," kata Bustanul Arifin. (Baca selengkapnya)

Ingin mendapatkan informasi pengobatan kanker usus?Silakan hubungi 081297897859 atau klik konsultasi online.

“Saya Temukan Pengobatan Pengganti Operasi di Sini”

Hendry Anggles——Indonesia——Kanker Usus Stadium IV

Kanker usus, Pasien kanker usus, Kelangsungan hidup kanker usus, Minimal Invasif, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Hendry Anggles adalah pasien kanker usus dari Indonesia. Setelah mendapat diagnosis pasti, ia tidak ragu untuk menolak saran "reseksi bedah" oleh dokter Malaysia dan Indonesia. "Saya pikir dokter di Malaysia memiliki metode pengobatan yang lebih baik, tidak disangka mereka sama seperti dokter Indonesia, saran pengobatan yang diberikan adalah segera menjalani reseksi bedah. Ini berarti saya harus membawa kantong kotoran seumur hidup dan tidak leluasa dalam buang air besar nantinya!", tutur Hendry Anggles. Dalam ketidakberdayaan, ia mulai mencari pengobatan herbal China. Alhasil, bukan hanya tidak meringankan kondisinya, malah membuat kondisinya semakin buruk dari hari ke hari!

Untungnya, ia secara tidak sengaja mengetahui tentang St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou. Melalui Intervensi + Brachytherapy + Terapi Natural, tumor telah mengecil 50% pada saat pertama kali keluar RS, dan kondisinya sudah tidak berbeda dengan orang normal pada saat kedua kali keluar RS. Yang membuatnya paling bahagia adalah, bahwa pengobatan minimal invasif dapat membunuh tumor lebih tuntas sambil mempertahankan anus dan tanpa perlu reseksi bedah.  (Baca selengkapnya)

Ingin mendapatkan informasi pengobatan kanker usus? Silakan hubungi 081297897859 atau klik konsultasi online.

“Saya Berikan Nilai 100 untuk Pelayanan Medis di Sini”

Nurdin Abdullah——Indonesia——Kanker Usus Stadium II

Kanker usus, Pasien kanker usus, Kelangsungan hidup kanker usus, Minimal Invasif, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Nurdin Abdullah adalah seorang lansia berusia 60 tahun. Pada Oktober 2017, ia didiagnosis menderita kanker rektum di Malaysia. Karena mempertimbangkan usia dan risiko operasi, ia menolak saran dari dokter setempat untuk segera dioperasi. Di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, ia menerima 4 kali Intervensi dan 2 kali Terapi Natural, dikombinasikan dengan TCM, tumornya telah hilang sama sekali tanpa tanda-tanda kekambuhan, kondisinya sekarang sangat sehat. "Setelah Intervensi kedua, gejala BAB berdarah menghilang. Layanan penerjemah dan perawatan di sini sangat baik, jika nilai tertinggi adalah 100, saya rasa saya akan memberikan nilai 100 untuk RS ini!" tutur Nurdin Abdullah. (Baca selengkapnya)

Ingin mendapatkan informasi pengobatan kanker usus? Silakan hubungi 081297897859 atau klik konsultasi online.

Hasil pengobatan pada setiap pasien berbeda-beda tergantung oleh kondisi masing-masing, informasi ini digunakan sebagai referensi saja, bukan untuk patokan akhir pengobatan pasien lain. Jika Anda ingin mendapatkan informasi pengobatan secara langsung, Anda dapat melakukan konsultasi online atau menghubungi kami di 0812 9789 7859. Kami dengan senang hati membantu Anda. Terimakasih.
Konsultasi kanker via telp
Hubungi : 0812 978 978 59